Aplikasi Web

CeklisGuru

Ceklis mengajar untuk guru, dari merencanakan sampai merefleksi, disusun dari dokumen resmi Kemendikdasmen

@narr07

oleh @narr07

Coba DemoLihat Kode
Tampilan utama CeklisGuru1 / 8

Cerita di balik proyek

CeklisGuru berawal dari kebutuhan sederhana: guru perlu cara cepat untuk mengecek apakah rencana dan cara mengajarnya sudah sesuai aturan yang berlaku. Versi pertamanya sudah berisi puluhan butir ceklis, tapi sebagian besar isinya ditulis tanpa merujuk dokumen resmi.

Di versi ini, seluruh isi saya susun ulang dari dokumen di halaman Rujukan Kemendikdasmen, antara lain Standar Proses 2026, Standar Tenaga Kependidikan 2025, Panduan Pembelajaran dan Asesmen edisi revisi 2025, dan Paparan Pembelajaran Mendalam. Hasilnya enam tahap kerja guru, dari memahami murid dan kurikulum sampai berkolaborasi dan berkembang, ditambah modul untuk tim penyusun KSP. Totalnya 32 topik dan 153 butir, dan setiap butir punya catatan dasar pasal atau bagian dokumen yang dirujuknya.

Beberapa butir dilengkapi contoh praktik di kelas yang diambil langsung dari dokumen sumber. Contoh itu muncul saat tombolnya disorot di laptop, atau diketuk di ponsel. Ceklis bisa dicentang tanpa akun karena progresnya tersimpan di perangkat masing-masing, dan bisa disalin ke WhatsApp untuk dibagikan di KKG atau MGMP.

Bagian yang paling menantang justru membaca regulasi dengan teliti. Misalnya, Standar Proses mewajibkan guru merefleksikan pembelajarannya sendiri tiap semester, tapi penilaian oleh rekan, kepala sekolah, dan murid hanya bersifat "dapat". Perbedaan kecil seperti ini harus tertulis tepat supaya guru tidak salah menangkap aturan.

Dari sisi teknis, situs ini statis dan ringan. Warna tema bisa dipilih sendiri, ada mode gelap, dan semua ikon, logo, serta favicon ikut berubah warna sesuai tema. Animasinya kecil dan otomatis mati kalau perangkat meminta gerak dikurangi. Isinya terbuka untuk usulan: guru bisa mengirim butir baru lewat GitHub, selama ada dasar dokumen resminya.

Peran kreator
Fullstack

Komentar

Mau ikut berkomentar?
Masuk dulu supaya kreatornya tahu siapa yang memberi masukan.